SOAL LATIHAN AKHIR TKA BINDO SMA 60 NOMOR - JAMAL PASSALOWONGI -->

SOAL LATIHAN AKHIR TKA BINDO SMA 60 NOMOR

 

Teks untuk pertanyaan 1-10

Industri pariwisata global mengalami perubahan signifikan dengan kemajuan teknologi informasi, yang secara fundamental mengubah cara wisatawan mencari informasi dan merencanakan perjalanan mereka. Media sosial seperti Instagram, TikTok, dan YouTube kini menjadi alat penting dalam promosi pariwisata. Elemen-elemen yang diproduksi oleh wisatawan sebelumnya, seperti ulasan dan video, memberikan pengaruh besar terhadap persepsi calon wisatawan terhadap destinasi wisata. Hal ini kemudian mempengaruhi keputusan untuk mengunjungi destinasi tersebut.

E-WOM (Electronic Word of Mouth) menjadi fenomena baru yang sangat efektif dalam pemasaran destinasi wisata. Platform digital memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk berbagi pengalaman mereka, yang menjadi referensi penting bagi orang lain yang ingin berkunjung. Konten yang dibagikan oleh pengunjung sebelumnya seringkali lebih dipercaya dibandingkan dengan promosi tradisional, karena dianggap lebih otentik dan relevan. Menurut data dari World Tourism Organization, sekitar 95% pengguna internet mencari informasi wisata secara daring, dan 93% mengunjungi situs pariwisata saat merencanakan liburan.

E-WOM menjadi sangat relevan dalam konteks pariwisata, karena melalui platform digital, potensi untuk mencapai audiens yang lebih luas sangat terbuka. Hal ini memungkinkan para pengelola destinasi wisata untuk memanfaatkan kekuatan dari promosi berbasis pengalaman. Oleh karena itu, para pengelola destinasi diharapkan untuk beradaptasi dengan tren ini dan memanfaatkan E-WOM sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka. Teknologi dan internet, dengan kekuatannya yang semakin besar, terus mengubah cara wisatawan berinteraksi dengan destinasi wisata, menjadikannya lebih terjangkau dan mudah diakses.

Berikut adalah 10 soal pilihan ganda dengan tingkat kesulitan tinggi (level sulit) berdasarkan teks yang telah disediakan:


1. Apa yang dimaksud dengan E-WOM dalam konteks pariwisata, dan mengapa hal ini sangat relevan di era digital?

A. E-WOM adalah bentuk iklan digital yang diproduksi oleh pengelola destinasi wisata untuk menarik pengunjung.
B. E-WOM adalah komunikasi dari mulut ke mulut yang terjadi secara elektronik dan memengaruhi persepsi wisatawan tentang destinasi wisata.
C. E-WOM adalah pengalaman wisata yang diunggah oleh pengelola destinasi wisata untuk mempengaruhi audiens.
D. E-WOM hanya berkaitan dengan review dan testimonial dari para wisatawan yang berkunjung ke destinasi wisata.

2. Bagaimana perkembangan media sosial seperti Instagram dan TikTok mempengaruhi cara wisatawan mencari informasi dan merencanakan perjalanan?

A. Media sosial memberikan platform bagi pengelola destinasi wisata untuk memasarkan secara langsung tanpa pengaruh dari wisatawan.
B. Wisatawan semakin bergantung pada informasi yang disajikan oleh media sosial, sehingga informasi dari platform tersebut memiliki pengaruh besar dalam keputusan perjalanan.
C. Media sosial lebih mempengaruhi pengelola destinasi wisata daripada wisatawan itu sendiri.
D. Media sosial tidak mempengaruhi keputusan wisatawan dalam merencanakan perjalanan karena mereka lebih memilih untuk menggunakan informasi dari agen perjalanan tradisional.

3. Mengapa konten yang dihasilkan oleh wisatawan sebelumnya lebih dipercaya oleh calon wisatawan dibandingkan dengan promosi tradisional?

A. Konten dari wisatawan lebih memfokuskan pada harga yang murah.
B. Konten wisatawan dianggap lebih otentik dan relevan karena mereka berbagi pengalaman langsung yang dapat dipercaya oleh orang lain.
C. Konten wisatawan lebih fokus pada fasilitas daripada pengalaman pribadi mereka.
D. Konten wisatawan umumnya disponsori oleh pengelola destinasi wisata, sehingga tidak sepenuhnya otentik.

4. Menurut data dari World Tourism Organization, berapa persen pengguna internet yang menggunakan web untuk mencari informasi wisata?

A. 85%
B. 90%
C. 95%
D. 98%

5. Apa tantangan utama yang dihadapi oleh pengelola destinasi wisata terkait dengan E-WOM?

A. Pengelola destinasi wisata harus sepenuhnya mengandalkan promosi melalui E-WOM tanpa periklanan tradisional.
B. Pengelola destinasi wisata harus mengelola dan memanfaatkan informasi yang dibagikan oleh wisatawan, memastikan citra positif destinasi tetap terjaga.
C. Pengelola destinasi wisata tidak perlu khawatir tentang kualitas pelayanan karena E-WOM lebih mengutamakan konten visual.
D. Pengelola destinasi wisata harus membayar lebih banyak untuk iklan di media sosial untuk meningkatkan citra mereka.

6. Apa yang menjadi faktor utama yang memengaruhi keputusan wisatawan dalam memilih destinasi wisata di era digital?

A. Harga tiket masuk yang murah
B. Informasi yang diberikan oleh agen perjalanan
C. Ulasan, foto, dan video yang dibagikan oleh wisatawan sebelumnya melalui media sosial
D. Promosi yang dilakukan oleh pengelola destinasi wisata di televisi

7. Bagaimana peran E-WOM dalam memperluas jangkauan promosi destinasi wisata?

A. E-WOM memungkinkan pengelola destinasi wisata untuk mempromosikan destinasi mereka kepada audiens yang terbatas.
B. E-WOM membuka peluang bagi wisatawan untuk berbagi pengalaman mereka dengan audiens yang lebih luas, yang dapat memperbesar jangkauan promosi destinasi wisata.
C. E-WOM hanya efektif di kalangan wisatawan muda dan tidak berpengaruh pada kelompok usia lainnya.
D. E-WOM lebih bergantung pada konten berbayar daripada pengalaman wisatawan.

8. Menurut teks, apa yang harus dilakukan oleh pengelola destinasi wisata untuk tetap relevan di era digital?

A. Mengabaikan platform media sosial dan fokus pada iklan tradisional.
B. Beradaptasi dengan tren digital dan memanfaatkan E-WOM untuk meningkatkan visibilitas destinasi wisata.
C. Mengandalkan hanya pada media cetak dan promosi dari mulut ke mulut.
D. Menurunkan harga tiket untuk menarik lebih banyak wisatawan.

9. Bagaimana teknologi dan internet mengubah cara wisatawan berinteraksi dengan destinasi wisata?

A. Teknologi dan internet memungkinkan wisatawan untuk mendapatkan informasi lebih cepat, tetapi tidak mengubah cara mereka berinteraksi dengan destinasi wisata.
B. Teknologi dan internet memperkenalkan cara baru bagi wisatawan untuk merencanakan perjalanan mereka, memungkinkan mereka untuk berbagi pengalaman melalui media sosial dan mempengaruhi audiens lainnya.
C. Teknologi tidak berperan penting dalam cara wisatawan berinteraksi dengan destinasi wisata.
D. Teknologi hanya memengaruhi keputusan wisatawan muda, tidak dengan wisatawan yang lebih tua.

10. Menurut teks, apa yang menjadi keuntungan utama dari E-WOM bagi pengelola destinasi wisata?

A. Memungkinkan pengelola destinasi wisata untuk menghindari pengeluaran iklan dan sepenuhnya bergantung pada rekomendasi wisatawan.
B. Memberikan kesempatan untuk menarik audiens yang lebih luas melalui informasi yang lebih otentik dan relevan yang dibagikan oleh wisatawan sebelumnya.
C. Menjamin promosi yang lebih murah dan efisien dibandingkan iklan berbayar.
D. Mengurangi kebutuhan pengelola destinasi wisata untuk menjaga kualitas pelayanan mereka, karena E-WOM lebih mengutamakan citra visual.

 

Teks: Energi

Energi terbarukan adalah sumber energi yang dapat diperbarui secara alami dalam waktu yang relatif cepat dan tidak akan habis dalam jangka panjang. Jenis energi ini mencakup sumber daya alam seperti matahari, angin, udara, biomassa, dan panas bumi. Dengan meningkatnya kesadaran akan perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca, energi terbarukan semakin menjadi solusi utama untuk memenuhi kebutuhan energi dunia tanpa merusak lingkungan.

Energi surya adalah salah satu contoh energi terbarukan yang paling banyak digunakan. Panel surya mengubah cahaya matahari menjadi energi listrik, memberikan sumber energi yang bersih dan ramah lingkungan. Selain itu, energi angin juga berkembang pesat, dengan penggunaan turbin angin yang dapat mengubah energi kinetik angin menjadi listrik. Teknologi kedua ini semakin terjangkau dan efisien

Energi hidro atau tenaga air juga menjadi pilihan penting, dengan pembangkit listrik tenaga air (PLTA) yang memanfaatkan aliran udara untuk menghasilkan listrik. Sumber energi ini telah digunakan sejak lama dan memiliki kapasitas yang besar. Sumber energi lainnya, seperti biomassa, memanfaatkan bahan organik seperti tanaman dan limbah untuk menghasilkan listrik atau bahan bakar. Biomassa sangat berpotensi untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, me

Panas bumi adalah sumber energi terbarukan yang berasal dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) memanfaatkan suhu tinggi di bawah permukaan bumi untuk menghasilkan listrik. Keuntungan dari energi terbarukan adalah dampaknya yang minimal terhadap lingkungan dan kemampuan untuk menghasilkan energi secara berkelanjutan.

Dengan berbagai pilihan yang ada, energi terbarukan memiliki potensi besar untuk menggantikan energi fosil yang terbatas dan merusak lingkungan, sekaligus menciptakan masa depan yang lebih baik.


11. Perbandingan antara paragraf pertama dan kedua dalam teks menunjukkan perbedaan utama dalam hal...

A. Fokus pada dampak energi terbarukan terhadap lingkungan.
B. Penjelasan mengenai jenis-jenis energi terbarukan yang digunakan.
C. Teknologi yang digunakan untuk menghasilkan energi terbarukan.
D. Upaya pemerintah dalam mendukung energi terbarukan.

12. Bagaimana paragraf ketiga dan keempat saling melengkapi dalam membahas potensi energi terbarukan?

A. Paragraf ketiga menjelaskan secara rinci tentang biomassa, sementara paragraf keempat fokus pada energi panas bumi.
B. Paragraf ketiga membahas efisiensi energi terbarukan, sedangkan paragraf keempat menggarisbawahi kelemahan masing-masing energi.
C. Paragraf ketiga membahas tentang teknologi pembangkit listrik tenaga air, sementara paragraf keempat menyebutkan penggunaan panas bumi sebagai alternatif.
D. Paragraf ketiga membahas tentang pembangkit listrik tenaga air dan biomassa, sementara paragraf keempat lebih fokus pada dampak sosial dari energi terbarukan.

13. Perbandingan antara paragraf pertama dan kelima menunjukkan perbedaan dalam hal...

A. Penekanan pada keberlanjutan dan efisiensi energi terbarukan.
B. Perbandingan antara energi fosil dan energi terbarukan.
C. Pembahasan teknologi yang digunakan dalam energi terbarukan.
D. Dampak energi terbarukan terhadap ekonomi dan pengurangan biaya.

14. Apa perbedaan utama yang ditekankan antara paragraf kedua dan keempat?

A. Paragraf kedua lebih menekankan pada penggunaan sumber daya alam terbarukan, sedangkan paragraf keempat membahas teknologi spesifik untuk konversi energi.
B. Paragraf kedua lebih fokus pada pembahasan energi angin, sedangkan paragraf keempat lebih banyak mengulas energi biomassa.
C. Paragraf kedua memaparkan efisiensi energi terbarukan, sementara paragraf keempat membahas tentang potensi pasar.
D. Paragraf kedua membahas energi terbarukan secara umum, sedangkan paragraf keempat menjelaskan dampak spesifik terhadap lingkungan.

15. Bagaimana hubungan antara paragraf ketiga dan kelima dalam menggambarkan kontribusi energi terbarukan bagi lingkungan?

A. Paragraf ketiga menyebutkan manfaat energi terbarukan untuk lingkungan, sementara paragraf kelima menyoroti pengurangan emisi karbon sebagai dampak positif.
B. Paragraf ketiga lebih fokus pada keterbatasan energi terbarukan, sedangkan paragraf kelima menguraikan potensi energi tersebut dalam mengatasi perubahan iklim.
C. Paragraf ketiga dan kelima keduanya membahas teknologi energi surya sebagai solusi energi terbarukan utama.
D. Paragraf ketiga dan kelima lebih banyak membahas pembangkit listrik dan dampak langsung terhadap konsumsi energi.


16. Apa makna dari kata “konversi” dalam konteks paragraf pertama?

A. Proses perubahan bentuk energi dari satu jenis ke jenis lainnya.
B. Proses penggunaan energi untuk menghasilkan listrik.
C. Proses pengurangan energi yang terbuang.
D. Proses penyimpanan energi terbarukan dalam baterai.

17. Apa makna kata “potensi” dalam paragraf keempat?

A. Kemampuan untuk menghasilkan sesuatu dengan cara tertentu.
B. Kerugian yang ditimbulkan oleh sebuah teknologi energi.
C. Keuntungan finansial dari penggunaan energi terbarukan.
D. Sumber daya alam yang terbatas dalam energi terbarukan.

18. Apa arti kata “berkelanjutan” dalam kalimat terakhir paragraf kelima?

A. Menghasilkan energi tanpa batasan waktu.
B. Menjaga keseimbangan ekologis melalui penggunaan energi.
C. Kemampuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.
D. Proses yang dapat terus dilakukan tanpa mengganggu lingkungan.

19. Apa makna kata “dampak” dalam konteks paragraf kedua?

A. Pengaruh positif dari penggunaan energi terbarukan terhadap industri energi.
B. Pengaruh negatif energi terbarukan terhadap perekonomian global.
C. Hasil yang ditimbulkan oleh energi terbarukan terhadap lingkungan dan sosial.
D. Keuntungan jangka panjang dari penerapan teknologi energi.

20. Apa makna kata “efisiensi” yang digunakan dalam paragraf kedua?

A. Kemampuan untuk menghasilkan energi dengan biaya yang sangat tinggi.
B. Penggunaan sumber daya energi terbarukan secara maksimal untuk mendapatkan hasil yang optimal.
C. Proses pengolahan energi menjadi bahan bakar.
D. Tingkat kerugian dalam sistem pembangkit energi terbarukan.


Cerpen Pendek:

Judul: "Hujan di Pagi yang Sepi"

Pagi itu, hujan turun dengan lembut di kota kecil yang terbaring sepi. Langit tampak kelabu, seolah menyatu dengan tanah yang basah. Di dalam rumah kecil di ujung jalan, seorang pria muda bernama Dika duduk termenung, menatap jendela yang tak dapat menahan butir-butir air. Di luar sana, suara hujan memecah kesunyian, namun di hatinya, ada kebisuan yang lebih dalam.

Dika sudah lama merasa terjebak dalam rutinitas yang monoton. Setiap pagi, ia bangun, pergi bekerja di sebuah kantor kecil, lalu pulang dengan perasaan yang sama: kosong. Suatu pagi, ketika hujan turun begitu deras, ia memutuskan untuk berjalan kaki menuju taman yang sudah lama tak ia kunjungi. Taman itu penuh dengan kenangan indah bersama sahabat masa kecilnya, Ira.

Langkah demi langkah, Dika menyusuri jalanan yang licin. Setiap tetes hujan terasa seperti beban yang mengalir dari hatinya. Tiba di taman, ia menemukan sebuah bangku tua yang masih sama. Ia duduk dan menatap pohon besar yang dulu sering ia panjat bersama Ira. Kenangan masa kecil itu kembali hadir, namun kali ini tanpa Ira yang selalu ada di sampingnya.

“Hujan selalu membawa kenangan,” ujar Dika pelan, berbicara pada dirinya sendiri. Ia menyadari bahwa ia harus berhenti menunggu perubahan yang datang sendiri. Waktu tidak akan pernah kembali, dan ia harus mulai bergerak maju.

Dika beranjak dari bangku itu, menatap langit yang mulai cerah. Hujan yang semula terasa menyesakkan, kini memberikan rasa lega. Langkahnya lebih mantap saat ia meninggalkan taman itu, membawa harapan baru yang sepertinya mulai tumbuh di hati yang lama terluka.


Soal 21-30 (Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik)

21. Apa tema yang terkandung dalam cerpen "Hujan di Pagi yang Sepi"?
A. Penyesalan atas masa lalu
B. Kekuatan persahabatan
C. Pencarian jati diri
D. Keinginan untuk kembali ke masa kecil

22. Dalam cerpen ini, dari sudut pandang siapa cerita ini disampaikan?
A. Orang pertama (saya)
B. Orang kedua (kamu)
C. Orang ketiga terbatas
D. Orang ketiga serba tahu

23. Apa amanat yang bisa diambil dari cerpen ini?
A. Jangan pernah melupakan masa kecil
B. Kenangan akan selalu menyakitkan
C. Waktu tidak akan pernah kembali, jadi bergeraklah maju
D. Hujan dapat menyembuhkan segala luka

24. Siapa tokoh utama dalam cerpen ini?
A. Ira
B. Dika
C. Hujan
D. Taman

25. Apa sifat yang dominan pada Dika dalam cerpen ini?
A. Ceria dan penuh semangat
B. Murung dan penyesal
C. Lembut dan sabar
D. Keras kepala dan egois

26. Apa latar tempat yang penting dalam cerpen ini?
A. Taman
B. Kantor Dika
C. Rumah Dika
D. Jalan raya

27. Bagaimana latar waktu dalam cerpen ini?
A. Malam hari
B. Pagi yang hujan
C. Siang hari yang cerah
D. Sore yang mendung

28. Dalam cerpen ini, apa yang menjadi latar belakang sosial dari tokoh utama?
A. Seorang pekerja kantoran yang merasa terjebak dalam rutinitas
B. Seorang petani yang kesepian
C. Seorang pelajar yang berjuang untuk sukses
D. Seorang anak muda yang sedang merintis bisnis

29. Bagaimana pengaruh cuaca terhadap perasaan tokoh utama?
A. Cuaca cerah membuat Dika merasa bahagia
B. Hujan membuat Dika merasa terjebak dalam kesepian
C. Cuaca panas membuat Dika merasa penuh semangat
D. Hujan membuat Dika merasa takut

30. Apa yang menjadi faktor eksternal yang mempengaruhi keputusan Dika untuk berjalan ke taman?
A. Kenangan dengan Ira
B. Keputusan untuk bekerja lebih keras
C. Perasaan cemas akan masa depan
D. Keinginan untuk berbicara dengan orang tua


Soal 31-35 (Majas)

31. Dalam kalimat "Hujan turun dengan lembut di kota kecil yang terbaring sepi," apa jenis majas yang digunakan?
A. Personifikasi
B. Hiperbola
C. Metafora
D. Simile

32. "Langit tampak kelabu, seolah menyatu dengan tanah yang basah." Kalimat ini mengandung majas...
A. Personifikasi
B. Perbandingan
C. Ironi
D. Antitesis

33. Pada kalimat "Setiap tetes hujan terasa seperti beban yang mengalir dari hatinya," majas yang digunakan adalah...
A. Simile
B. Personifikasi
C. Metafora
D. Hiperbola

34. Pada kalimat "Hujan selalu membawa kenangan," jenis majas yang digunakan adalah...
A. Personifikasi
B. Metafora
C. Hiperbola
D. Aliterasi

35. "Waktu tidak akan pernah kembali, dan ia harus mulai bergerak maju" menggunakan majas...
A. Ironi
B. Metafora
C. Litotes
D. Antitesis

Teks Eksposisi:

Judul: "Dampak Perubahan Iklim terhadap Keanekaragaman Hayati"

Perubahan iklim merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi oleh dunia saat ini. Peningkatan suhu global yang disebabkan oleh emisi gas rumah kaca mengubah pola cuaca dan iklim di berbagai belahan dunia. Salah satu dampak terbesar dari perubahan iklim adalah ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Keanekaragaman hayati mencakup berbagai macam spesies tanaman, hewan, dan mikroorganisme yang ada di bumi, yang saling bergantung satu sama lain dalam ekosistem yang kompleks.

Perubahan suhu yang ekstrem, peningkatan frekuensi bencana alam seperti banjir dan kekeringan, serta perubahan pola musim dapat mengganggu habitat alami bagi berbagai spesies. Banyak spesies yang terancam punah karena ketidakmampuan mereka untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan lingkungan ini. Contohnya, beberapa spesies tumbuhan dan hewan yang bergantung pada suhu yang stabil kini harus berjuang untuk bertahan hidup. Tidak hanya itu, pola migrasi hewan juga terganggu karena ketidaksesuaian dengan musim yang ada.

Selain itu, peningkatan suhu air laut akibat perubahan iklim mengancam terumbu karang yang merupakan rumah bagi ribuan spesies laut. Terumbu karang yang rusak dapat mengurangi keberagaman spesies laut yang mendukung rantai makanan ekosistem laut. Dampak ini tidak hanya mengancam kehidupan laut, tetapi juga mengguncang mata pencaharian manusia yang bergantung pada hasil laut.

Untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati, diperlukan upaya bersama dalam mengurangi emisi gas rumah kaca, melindungi habitat alami, dan melakukan restorasi ekosistem yang rusak. Kebijakan yang pro-lingkungan dan tindakan konkret dalam menjaga keseimbangan alam sangat penting untuk melestarikan keanekaragaman hayati dan mendukung kelangsungan hidup semua spesies di bumi.


Soal tentang Informasi dan Berita (Nomor 36-45)

36. Dalam teks eksposisi tersebut, apa topik utama yang dibahas?
A. Dampak perubahan iklim terhadap ekosistem laut
B. Ancaman perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati
C. Kebijakan pemerintah dalam mengatasi perubahan iklim
D. Strategi mitigasi perubahan iklim

37. Apa yang menjadi penyebab utama dari perubahan iklim menurut teks ini?
A. Emisi gas rumah kaca
B. Pembakaran hutan secara liar
C. Aktivitas pertanian yang intensif
D. Peningkatan jumlah kendaraan bermotor

38. Mengapa perubahan suhu yang ekstrem mengancam keanekaragaman hayati?
A. Karena suhu yang tinggi mengurangi kemampuan spesies untuk berkembang biak
B. Karena suhu yang ekstrem menyebabkan pola migrasi hewan menjadi kacau
C. Karena suhu yang tinggi merusak proses fotosintesis pada tanaman
D. Karena suhu ekstrem menyebabkan bencana alam yang sering terjadi

39. Apa akibat dari rusaknya terumbu karang akibat perubahan iklim?
A. Penurunan kualitas air laut
B. Kehilangan habitat bagi banyak spesies laut
C. Meningkatnya salinitas laut
D. Pengurangan jumlah populasi ikan

40. Apa solusi yang disebutkan dalam teks untuk mengatasi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati?
A. Mengurangi polusi udara secara global
B. Melakukan restorasi ekosistem yang rusak
C. Meningkatkan penggunaan energi terbarukan
D. Meningkatkan pendidikan lingkungan hidup

41. Berdasarkan teks, bagaimana perubahan iklim mempengaruhi pola migrasi hewan?
A. Hewan-hewan lebih memilih untuk tinggal di habitat baru yang lebih sejuk
B. Perubahan iklim menyebabkan ketidakcocokan antara waktu migrasi dan musim yang ada
C. Migrasi hewan menjadi lebih teratur dan tepat waktu
D. Migrasi hewan semakin berkurang akibat suhu yang stabil

42. Apa yang menjadi ancaman terbesar bagi spesies yang bergantung pada suhu yang stabil, menurut teks?
A. Perubahan suhu yang terlalu cepat dan ekstrem
B. Kebijakan pengurangan gas rumah kaca
C. Peningkatan aktivitas manusia yang merusak habitat
D. Pembukaan lahan untuk pertanian

43. Dalam konteks perubahan iklim, apa yang dimaksud dengan "habitat alami"?
A. Tempat tinggal sementara yang dibangun oleh manusia untuk spesies tertentu
B. Lingkungan alami yang mendukung kehidupan spesies tertentu
C. Tempat tinggal yang dapat bertahan tanpa intervensi manusia
D. Habitat yang diciptakan oleh manusia melalui rekayasa genetika

44. Apa dampak dari peningkatan suhu air laut terhadap terumbu karang?
A. Terumbu karang tumbuh lebih cepat
B. Terumbu karang menjadi lebih rentan terhadap kerusakan
C. Terumbu karang beradaptasi dengan suhu yang lebih tinggi
D. Terumbu karang tidak terpengaruh oleh suhu air laut

45. Apa yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati, menurut teks?
A. Melakukan pembatasan emisi gas rumah kaca
B. Meningkatkan penanaman pohon secara massal
C. Melakukan restorasi dan perlindungan terhadap habitat alami
D. Mengurangi konsumsi energi fosil secara drastis


Berikut adalah soal nomor 46-49 dengan kategori "sesuai atau tidak sesuai", "setuju atau tidak setuju", dan "benar atau salah":

46. "Perubahan iklim menyebabkan ketidakcocokan antara waktu migrasi hewan dan musim yang ada." Pernyataan ini adalah...
A. Sesuai
B. Tidak sesuai

47. "Peningkatan suhu global dapat meningkatkan keanekaragaman hayati di bumi." Pernyataan ini adalah...
A. Setuju
B. Tidak setuju

48. "Melakukan restorasi ekosistem yang rusak dapat membantu mengurangi dampak perubahan iklim terhadap keanekaragaman hayati." Pernyataan ini adalah...
A. Benar
B. Salah

49. "Terumbu karang menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat peningkatan suhu air laut." Pernyataan ini adalah...
A. Benar
B. Salah


  

Teks Eksplanasi:

Judul: "Proses Terjadinya Gempa Bumi"

Gempa bumi adalah fenomena alam yang terjadi akibat pergeseran lempeng bumi yang dapat menghasilkan getaran kuat yang merambat ke permukaan bumi. Proses terjadinya gempa bumi berawal dari aktivitas tektonik yang terjadi di dalam lapisan bumi. Di dalam bumi, terdapat lapisan-lapisan yang terdiri dari kerak bumi, mantel, dan inti bumi. Kerak bumi terbagi menjadi lempeng-lempeng besar yang terus bergerak karena adanya konveksi panas di mantel bumi.

Gempa bumi terjadi ketika ada pergeseran atau retakan pada lempeng-lempeng tektonik yang mengakibatkan energi terpendam di dalam bumi terlepas secara tiba-tiba. Perpindahan ini bisa terjadi dengan berbagai cara, seperti pergerakan lempeng yang saling bertabrakan, menjauh, atau saling bergesekan. Pada umumnya, gempa bumi terjadi di batas-batas lempeng tektonik, yang dikenal sebagai zona subduksi, divergensi, atau transformasi.

Ketika lempeng tektonik bergerak dan saling bergesekan, terjadi penumpukan energi di titik pertemuan lempeng yang disebut sebagai "hiposenter". Ketika energi yang terakumulasi melebihi batas kemampuan tanah untuk menahannya, energi tersebut dilepaskan dalam bentuk gelombang seismik yang merambat ke seluruh permukaan bumi. Proses ini disebut sebagai “epicentrum” yang merupakan titik di permukaan bumi yang berada tepat di atas hiposenter.

Gelombang seismik yang dihasilkan akan menyebabkan getaran yang kita rasakan sebagai gempa bumi. Tingkat keparahan gempa bumi dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kedalaman hiposenter, jarak dari epicentrum, serta kekuatan energi yang dilepaskan. Gempa bumi yang terjadi di kedalaman dangkal dengan kekuatan besar biasanya akan terasa sangat kuat di permukaan, sementara gempa bumi yang terjadi jauh di bawah permukaan bumi akan terasa lebih lemah.


Soal Nomor 50-60 (MCMA)

50. Manakah yang termasuk penyebab utama terjadinya gempa bumi? Pilih semua yang benar!
A. Pergerakan lempeng tektonik yang saling bertabrakan
B. Aktivitas vulkanik dari gunung berapi
C. Pembukaan tambang di bawah permukaan bumi
D. Pergeseran lempeng yang saling bergesekan

51. Di manakah gempa bumi paling sering terjadi? Pilih semua yang benar!
A. Di sepanjang batas-batas lempeng tektonik
B. Di daerah yang jauh dari gunung berapi
C. Di daerah yang memiliki banyak saluran air
D. Di zona subduksi, divergensi, dan transformasi

52. Apa yang terjadi ketika energi yang terakumulasi pada pergeseran lempeng tektonik dilepaskan? Pilih semua yang benar!
A. Terjadi pembentukan pegunungan baru
B. Gelombang seismik merambat ke seluruh permukaan bumi
C. Terjadi gempa bumi yang terasa di permukaan bumi
D. Energi yang dilepaskan membentuk kawah besar

53. Apa faktor yang mempengaruhi tingkat keparahan gempa bumi? Pilih semua yang benar!
A. Kedalaman hiposenter
B. Jarak dari epicentrum
C. Kekuatan energi yang dilepaskan
D. Waktu terjadinya gempa

54. Mengapa gempa bumi yang terjadi di kedalaman dangkal terasa lebih kuat di permukaan? Pilih semua yang benar!
A. Energi yang dilepaskan lebih besar
B. Gelombang seismik tidak terhalang oleh lapisan bumi
C. Kedalaman hiposenter lebih dekat ke permukaan bumi
D. Proses seismik lebih cepat terjadi

55. Apa yang dimaksud dengan hiposenter dalam proses terjadinya gempa bumi? Pilih semua yang benar!
A. Titik pertemuan antar lempeng tektonik
B. Titik di dalam bumi yang terjadi pergeseran lempeng
C. Titik di permukaan bumi yang berada di atas epicentrum
D. Titik di bawah permukaan bumi tempat energi terakumulasi

56. Apa yang dimaksud dengan epicentrum dalam konteks gempa bumi? Pilih semua yang benar!
A. Titik di permukaan bumi yang berada tepat di atas hiposenter
B. Titik di pusat gempa yang merasakan getaran terkuat
C. Titik di dalam bumi tempat terjadinya pergeseran lempeng
D. Titik di permukaan bumi yang paling jauh dari hiposenter

57. Manakah dari berikut yang merupakan karakteristik gelombang seismik? Pilih semua yang benar!
A. Gelombang yang merambat ke seluruh permukaan bumi
B. Gelombang yang hanya terasa di area sekitar epicentrum
C. Gelombang yang menyebabkan getaran diseluruh permukaan
D. Gelombang yang hanya dapat dideteksi oleh alat seismograf

58. Penyebab utama gempa bumi yang terjadi di zona subduksi adalah... Pilih semua yang benar!
A. Pergerakan lempeng yang saling bertabrakan
B. Pergerakan lempeng yang menjauh satu sama lain
C. Pergerakan lempeng yang saling bergesekan
D. Aktivitas gunung berapi di sepanjang batas lempeng

59. Bagaimana cara energi yang terakumulasi dalam pergeseran lempeng dilepaskan? Pilih semua yang benar!
A. Melalui gelombang seismik yang merambat ke permukaan bumi
B. Melalui proses erupsi gunung berapi yang mengeluarkan lava
C. Melalui pergeseran mendalam yang tidak dirasakan di permukaan
D. Melalui retakan yang memecah permukaan bumi

60. Gempa bumi yang terjadi di kedalaman dalam bumi biasanya terasa lebih lemah karena... Pilih semua yang benar!
A. Gelombang seismik teredam oleh lapisan-lapisan bumi
B. Energi yang dilepaskan sangat kecil
C. Jarak dari epicentrum sangat jauh
D. Gelombang seismik kehilangan kekuatannya saat merambat jauh

 Jawaban Soal

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "SOAL LATIHAN AKHIR TKA BINDO SMA 60 NOMOR"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel